Proses Memotret dengan Kamera Analog

BW – Di era yang serba cepat ini semua hal dituntut instan. Di dunia fotografi pun demikian, teknologi yang canggih dan kebutuhan pasar mengakibatkan kamera digital laris manis. Namun, pernah nggak sih kepikiran kalau penasaran memotret dengan kamera analog?

Kamera analog jelas berbeda dengan kamera digital. Dengan kamera analog, kalian hanya bisa mengintip hasil jepretan kalian lewat viewfinder saja, tidak ada fitur auto, bahkan diperlukan proses yang cukup lama untuk melihat hasil jepretannya.

Bagi Teman-teman yang masih kepo dengan proses memotret dengan kamera analog, bisa simak alurnya disini:

1. Kamera Analog & Film

Siapkan kamera analog dan film yang sudah kalian pilih. Apabila kalian membeli film secara online, kalian harus paham Betul-betul bagaiamana cara memasangnya dengan benar. Hal ini harus diperhatikan ya teman-teman karena Apabila salah memasangnya, maka film kalian tidak bisa Digunakan karena telah ‘terbakar’.

2. Pengaturan Kamera

Shutter, ASA, F-stop. Tiga pengaturan ini harus dipahami oleh fotografer Kamera analog. Memotret dengan kamera analog berarti kalian harus berani Meninggalkan mode auto dalam kamera maupun lensa. Nggak Ada lagi yang namanya mengatur ISO, shutter speed ,Diagframa, bahkan mengatur ketajaman lensa dengan mode Auto fix. Semuanya tergantung ilmu fotografi, serta feeling Kalian.

Baru setelah kalian yakin dengan pengaturan Kamera nya, jepret deh!

3. Proses Pra-Cetak Film

Dalam satu roll film, kalian hanya akan diberi 36 kesempatan Untuk menghasilkan gambar. Jadi tidak bisa sembarang jepret Sana-sini. Kemudian, untuk memproses hasilnya, kalian harus Dengan hati-hati bisa melepas film dari kamera secara aman.Sedikit saja terkena cahaya bisa merusak hasil jepretan kalian.

4. Cetak hasil jepretan

Setelah roll film kalian dicuci tentu kalian akan segera mendapatkan hasil negatifnya. Dari roll negative ini lah kalian bisa mulai mencetak hasil jepretan kalian dalam sebuah foto yang bisa dinikmati. Bahkan kini, kalian bisa mendapatakan scan negatif kalian dalam bentuk digital, jadi lumayan bisa menghemat biaya untuk mencetaaknya.

Setelah tahu prosesnya, kalian makin tertantang dengan kamera film atau makin pasrah dengan kamera digital kalian? Banyak hal-hal menarik yang bisa didapatkan dengan kamera jadul ini loh, salah satunya adalah element of surprise , yang berarti deg-degan nungguin hasil jepretannya gitu loh maksudnya. Mantab nggak Tuh adrenalin nya.

Sumber : https://infotografi.com/kamer-analog/